Membangkang kepada Allah (3)


Engkau mengaku sebagai hamba Allah, tetapi kau menaati selain DiriNya. Seandainya kau benar-benar hamba Allah, pasti kau membiasakan diri bersamaNya dan berlindung kepadaNya. Mukmin yang yakin tidak tunduk pada dirinya sendiri, setan, maupun hawa nafsunya. Dia tidak mengenal setan, apalagi sampai mengikutinya. Dia tidak terlena oleh dunia, apalagi sampai tunduk kepadanya. Akan tetapi, dia selalu memperhatikan dan mencari akhirat. Apabila akhiratnya didapat, dia akan meninggalkan keduniaan dan senantiasa berhubungan dengan Maulanya, yakni Allah SWT. Dia mengikhlaskan ibadahnya hanya kepadaNya dalam seluruh waktunya. Dia telah mendengar Allah SWT berfirman :

“Tidaklah kalian diperintah melainkan untuk beribadah kepada Allah dengan penuh keikhlasan dan kepasrahan kepadaNya” (QS 98:5).

Engkau mesti meninggalkan persekutuan dengan makhluk dan memurnikan tauhid kepada Allah. Dialah Pencipta segala sesuatu dan di dalam genggamanNyalah semua itu. Oleh karena itu, kepada para pencari segala sesuatu selain Allah, tidaklah kau berpikir ? Adakah sesuatu yang tidak ada dalam khazanahNya ? Allah swt berfirman :

“Sesungguhnya segala sesuatu pastilah ada pada sisi Kami khazanahnya.” (QS 15:21).

Marilah kita beristirah di bawah kekuasaanNya, bersandar dengan penuh kesabaran, ikut serta dengan penuh pengertian, dan beribadah dengan penuh keleluasaan. Apabila kau telah bersikap demikian, akan turun kepadamu anugerah dan pemberianNya, yang selama ini mungkin tidak kau cari dan kau harapkan.

Marilah merendahkan diri kita di hadapan Allah,juga di hadapan takdir dan perlakuanNya. Marilah kita menundukkan kepala, baik secara lahir maupun batin, menyelaraskan diri dengan takdirNya, dan berjalan di atas landasanNya. Muhammad adalah utusan Allah. Kita memuliakannya karena kerasulannya. Apabila kita melakukan hal demikian, berarti kita telah menjalin hubungan dan persahabatan dengan Zat Yang Mahakuasa. Allah SWT berfirman :

Di sana pertolongan itu hanya ada pada Allah Yang Maha Benar. (QS 18:44).

Allah telah menyiapkan untukmu minuman dari samudera ilmuNya, makanan dari rangkaian keutamaanNya, kelembutan kasih sayangNya, dan naungan rahmatNya. Semua itu dipersembahkan bagi sekelompok orang di antara ribuan manusia dari berbagai keluarga dan suku yang ada.

Engkau seharusnya bertakwa dan selalu terikat dengan syariat; berusaha memerangi diri, hawa nafsu, setan, dan kawan yang buruk. Dalam memerangi semua itu, seorang Mukmin tidak akan membiarkan pikirannya terbuka demi seorang wanita; tidak menyarungkan pedagngnya; dab tidak akan membiarkan punggung kudanya tanpa pelana.(bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s