Amal saleh


Saudaraku, izinkan saya mengajak Anda merenungkan ayat ini : Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”. ( QS 18 : 110 ).

Ayat ini mengisyaratkan sebuah pelajaran yang amat berharga bagi kita.

Pertama, dengan ayat ini, Allah menyuruh Nabi Muhammad saw – khususnya – untuk menyampaikan pemberitahuan bahwa : “aku ini manusia biasa seperti kamu”, dengan menggunakan kata basyar, yang merujuk pada jasmani atau jasad. Sehingga artinya, Allah juga memberitahukan kepada kita bahwa dalam hal jasad, Nabi Muhammad saw itu sama dengan manusia jasad lain. Unsur-unsur jasmani atau jasadiah Nabi Muhammad saw, tidak berbeda dengan unsur-unsur jasad manusia lain.

Kedua, Allah memerintahkan Nabi Muhammad saw untuk menyatakan bahwa : “diwahyukan kepadaku, bahwas sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa”. Pemberitahuan ini mengandung makna bahwa Nabi Muhammad saw berbeda dengan manusia lain, karena dia menerima wahyu atau diberi wahyu oleh Allah, sementara manusia lain tidak diberi wahyu. Jadi, perbedaannya terletak pada kondisi dan kedudukan rohaniahnya. Sampai kapan pun perbedaan kondisi rohaniah itu tidak akan pernah dapat disamai. Dengan kondisi rohaniah seperti itu, Nabi Muhammad saw dibebani kewajiban untuk berdakwah yaitu dengan memberitahukan : “Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa”. Materi dakwah Nabi Muhammad saw – dan nabi-nabi lainnya tentu saja – adalah memberitahu dan mengajak manusia menyembah Tuhan Yang Satu. Ini yang disebut sebagai agama Tauhid.

Ketiga, karena materi dakwah Nabi Muhammad saw adalah menyebarkan agama tauhid, maka dia pun berkewajiban untuk menyeru, mengajak dan mengajar manusia mengenal Tuhan Yang Esa itu, sehingga Allah memberitahu : “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadat kepada Tuhannya”. Kalimat tersebut sesungguhnya merupakan definsi amal saleh yang sejati, yaitu, amal saleh adalah cara atau metode untuk bertemu dengan Tuhan. Tetapi kalimat tersebut juga secara implisit mengisyaratkan bahwa agar manusia tidak terjebak oleh penyakit syirik, dia harus lebih dulu bertemu dengan Tuhan sebelum ia menyembah-Nya.

Mungkin ada yang merasa aneh dengan pernyataan bahwa amal saleh adalah cara atau metode untuk bertemu dengan Tuhan. Maka mari kita menyimak firman Allah berikut ini : Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. ( QS 35 : 37 ).

Mari kita perhatikan kalimat yang saya berikut  (1) Mereka berteriak di dalam neraka. Orang yang berteriak di dalam neraka adalah orang yang sudah mati dan ditempatkan oleh Allah di dalam neraka. (2) Teriakan mereka merupakan penyesalan, keluarkanlah kami, niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan. Ini adalah pengakuan jujur dari penghuni neraka bahwa dahulu ketika di dunia, mereka menyangka telah mengerjakan amal saleh. Ternyata amal yang disangkanya sebagai amal saleh itu keliru, sehingga mereka minta supaya dikeluarkan dari dalam neraka, karena mereka telah mengerti amal saleh yang sejati. Tetapi, ini adalah penyesalan yang tidak berguna.

Mari kita renungkan dengan pikiran dan hati yang jernih, dengan menjauhkan semua prasangka buruk.[fat].

One response to “Amal saleh

  1. amal saleh yang sejati itu bagaimana caranya?
    apakah meditasi itu termasuk amal saleh yang dimaksud metode untuk berjumpa Allah ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s