Tentang Kefakiran


Kelalaianmu terhadap Allah telah memalingkan dan melenyapkan dirimu dari-Nya, demikian Syeikh Abdul Qadir Jailani memulai nasihatnya. Oleh karena itu, kembalilah dari kelalaianmu sebelum berbagai bencana menimpamu. Janganlah terlalu bergembira dengan apa yang kau miliki, sebab semua itu akan menghilang dalam waktu dekat.

Allah SWT berfirman :… hingga ketika mereka bergembira dengan apa yang didatangkan kepada mereka, Kami menyiksa mereka secara tiba-tiba.(QS 6:44).

Hanya dengan sikap sabar, kita bisa mendapatkan apa yang ada di sisi Allah. Oleh karena itu, Allah menekankan berulang-ulang perintah untuk bersikap sabar. Kefakiranmu dan kesabaran tidak akan menyatu kecuali di dalam diri seorang Mukmin. Orang-orang yang dicintai oleh Allah akan selalu diuji, tetapi mereka selalu bersabar dan gemar melakukan amal kebajikan, meskipun mereka ditimpa berbagai cobaan. Mereka senantiasa bersabar atas perubahan yang menimpa mereka dari Tuhan mereka. Kalaulah bukan karena kesabaran pula, engkau tidak akan melihat saya di tengah-tengah kalian. Sungguh saya telah menebarkan jaring untuk berburu burung, dari satu malam ke malam yang lain, dengan mata yang senantiasa melek dan kaki yang senantiasa terikat.

Saya mengerjakan semua itu demi kemaslahatan kalian, sementara kalian sendiri tidak mengetahuinya. Kalaulah bukan karena mengikuti syariat Allah, apakah mungkin orang yang berakal diam di negeri ini dan berinteraksi dengan penduduknya ? Padahal sungguh telah menyebar sikap riya, munafik, zalim, serta perkara-perkara yang syubhat dan haram; telah banyak pula kekufuran terhadap nikmat Allah – kita berlindung dengan kesabaran dari kefasikan dan kemaksiatan; telah banyak pula orang yang tidak berdaya di rumahnya sendiri, orang takut di tokonya sendiri, orang ateis yang gemar mabuk, dan orang jujur di atas kursinya. Kalaulah tidak ada hukum, mungkin saya akan menceritakan rahasia yang ada dalam rumah tanggamu. Akan tetapi, saya punya fondasi yang membutuhkan bangunan; saya punya anak yang membutuhkan pendidikan. Kalau saya ungkap rahasiamu, hal itu pasti akan menyebabkan pertikaian antara saya dengan engkau.

Saya membutuhkan, dalam hal ini, kekuatan para nabi dan rasul. Saya membutuhkan kesabaran orang-orang dulu sejak zaman Nabi Adam a.s. maupun orang-orang sekarang. Saya membutuhkan kekuatan Tuhan.

Ya Allah, aku memohon karunia, perlindungan, dan keridhaanMu. Amin.

Tidaklah engkau diciptakan di dunia untuk selamanya dan untuk bersenang-senang. Oleh karena itu, ubahlah apa-apa yang dibenci Allah SWT. Cukuplah ketaatan kepadaAllah bagimu dengan mengamalkan ucapan La ilaha illallah Muhammadur-rasulullah. Hal ini tidak akan bermanfaat bagimu hingga disandarkan pada sesuatu yang lain, yakni keimanan, baik dalam ucapan maupun dalam tindakan. Tidak akan diterima ama-amalmu dan semua itu tidak ada manfaatnya bagimu apabila kau datang dengan beragam kemaksiatan, kesia-siaan, pembangan terhadap Allah, dan kau mengerjakan semua itu berulang-ulang; kemudian kau meninggalkan salat, puasa, sedekah, dan amalan-amalan baik, lantas adakah sesuatu yang menjadikan kedua kalimat syahadatmu bermanfaat. Apabila engkau mengucapkan lafal La ilaha illallah, maka sesungguhnya kau telah mengaku-aku. Dikatakan, “Hai orang yang mengucapkan syahadat, adakah kau mempunyai bukti? Apa buktimu?” Buktinya adalah melaksanakan semua perintah, menjauhi segala larangan, sabar atas segala keburukan yang menimpa, dan menerima takdir. Itulah bukti pengakuanmu.

Apabila kau mengerjakan amal-amal itu, semuanya tidak akan diterima kecuali jika disertai keihlasan kepada Allah SWT. Tidak diterima ucapan tanpa amalan nyata; tidak diterima amalan tanpa keihlasan dan kesesuaian dengan Sunnah Nabi.**** (dikutip dari kitab Al-Fath ar-Rabbani wa al-Faidh ar-Rahmani karya Syeikh Abdul Qadir al-Jailani, dan masih ada sambungannya).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s