Jalan, Petunjuk dan Penunjuk Jalan-2


Setelah beristirahat semalam dan merenung, sudahkah kau menemukan jawaban mengenai pengertian jalan pada firman Allah : … dan telah Kami jadikan di bumi itu jalan-jalan yang luas agar mereka mendapatkan petunjuk (QS 21:31) itu, Nak ? Tak mengapa jika kamu belum menemukan jawabannya. Kamu tidak perlu memaksakan dirimu sendiri untuk mendapatkan jawaban dari hasil pemikiranmu sendiri. Jika itu yang kamu lakukan, aku khawatir yang kamu temukan adalah jawaban menurut kemauan akalmu saja.

Anakku, banyak di antara kita yang berfikir singkat saja begitu menemukan kata atau ucapan. Maka, ketika mendengar atau membaca kata jalan yang terpikir adalah jalan yang biasa dilalui. Tetapi ada juga di antara yang senang berfikir njlimet atau sedikit filosofis. Misalnya, menyebut jalan yang dimaksud dalam ayat-ayat Al Quran itu adalah agama. Ironisnya, kadang-kadang ada juga yang mempersempitnya dengan menyebutkan salah satu agama. Umpamanya, agama Islam, sehingga tidak jarang jalan lurus pun diartikan dengan Islam, dan jalan yang bengkok adalah selain Islam. Mengapa jadi diskriminatif begitu ?

Aku bukan seorang yang memiliki kapasitas untuk menilai benar atau salah dalam masalah itu. Aku hanya sekedar memberikan gambaran kepadamu tentang begitu banyak ragamnya manusia memahami sesuatu. Umumnya manusia seringkali melihat dan menyebutkan sesuatu yang berada jauh di luar dirinya, sehingga yang didapat pun sesuatu yang tidak berhubungan sama sekali dengan dirinya. Mengapa kita tidak memahami sesuatu melalui hal-hal yang dekat dengan diri kita ?

Satu contoh sederhana saja, Nak. Jika seseorang berdiri menghadap ke arah selatan, lalu ditanya, apa yang ada di depanmu ? Maka dia akan menjawab, (misalnya), sebuah rumah, atau sebuah toko, atau sebuah sungai. Begitu pun jika ditanyakan, apa yang ada di belakangmu, di kananmu, di kirimu, di atasmu dan di bawahmu. Selalu yang dilihat adalah sesuatu yang berada jauh di luar dirinya. Mengapa tidak kita arahkan kepada yang dekat dengan diri kita. Misalnya, apa yang ada di depanmu ? Lalu kita jawab : wajahku. Apa yang ada di belakangmu ? Kita jawab : punggungku. Apa yang ada di kananmu ? Tangan kananku, atau kaki kananku. Begitu seterusnya, sehingga kita bertindak sebagai subyek, dan sekaligus menjadikan diri kita obyeknya.

Anakku, jika kerangka berpikir seperti itu kita terapkan pada hal yang lebih besar dan kompleks, insya Allah kita akan menemukan jawabannya ada pada diri kita sendiri. Bukankah Allah sudah berfirman dalam Al Quran Dia membuat perumpamaan untuk kamu dari dirimu sendiri (QS 30:28). Itu artinya, sebelum kita melihat pada obyek yang berada di luar diri kita, kita lihat lebih dulu diri kita, karena pada diri kitalah jawaban atas perumpamaan itu.

Maka, jika Allah menyebutkan dan telah Kami jadikan di bumi itu jalan-jalan, sebelum kita mengarahkan pada bumi besar yang ditempati oleh segala macam mahluk Allah, kita harus melihatnya pada diri kita sendiri. Bumi yang disebutkan dalam ayat itu adalah perumpamaan, maka jalan-jalan dalam ayat ini pun perumpamaan yang semua jawabannya ada pada diri kita. Tentu saja jika kita mau meluangkan waktu untuk merenung, menjadikan diri kita sebagai obyek perenungan seraya mengingat bahwa semua ayat-ayat Al Quran itu merupakan petunjuk bagi manusia. Bukankah ini juga merupakan satu isyarat, bahwa ayat-ayat dalam Kitabullah itu tidak ditujukan untuk selain manusia ?

Jadi, Nak, yang dimaksud dengan jalan dalam ayat ini, bukanlah jalan yang dilalui kendaraan atau jalan yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lain. Jalan-jalan itu ada di luar diri kita. Mari kita tengok pada diri kita sendiri, apakah pada diri kita yang jasadi ini ada jalan yang akan mengantarkan kita meraih petunjuk Allah ?*****

(BERSAMBUNG).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s